Singkawang Media - Seorang pria ditemukan meninggal dunia secara mendadak di Jalan Sejahtera, tepat di depan sebuah warung kopi (warkop) di Kota Singkawang, Kamis (6/8/2026) malam. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan awal.
Pamapta Polres Singkawang IPDA Bintang Pratama Aryanditho bersama personel Samapta tiba di lokasi sesaat setelah menerima informasi dari warga. Petugas segera memasang pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Singkawang untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum meninggal dunia korban sempat duduk di samping sebuah kopitiam. Saat ditawari secangkir kopi, korban menolak dan kemudian berjalan sambil membawa makanan instan. Tak lama berselang, korban terlihat gelisah sebelum akhirnya roboh dalam posisi telungkup di badan jalan.
Warga yang menyaksikan kejadian langsung memberikan pertolongan dengan membalikkan posisi tubuh korban. Saat itu korban sempat mengalami kejang, wajah membiru, dan denyut nadinya terus melemah hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Korban kemudian dipindahkan ke selasar ruko sembari menunggu petugas kepolisian datang.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Singkawang tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban meninggal dunia akibat kondisi medis. Namun, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan tanpa pemeriksaan lanjutan.
Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan visum et repertum (VER) dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Polisi juga meminta keluarga membuat surat pernyataan sebagai administrasi atas penolakan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Singkawang melalui Pamapta Polres Singkawang IPDA Bintang Pratama Aryanditho mengimbau masyarakat agar segera menghubungi kepolisian melalui layanan darurat 110 apabila menemukan seseorang dalam kondisi gawat darurat di tempat umum.
"Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula petugas dapat memberikan penanganan di lokasi," ujar IPDA Bintang.







