Singkawang Media - Kota Singkawang sukses "mencuri" perhatian di jantung ibu kota. Lewat kolaborasi strategis dengan Hotel Borobudur Jakarta, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie pamer potensi kota tertoleran di Indonesia ini melalui sebuah tayangan podcast eksklusif.
"Kami ingin membawa 'jiwa' Singkawang ke Jakarta," ujar Tjhai Chui Mie dalam podcast bertajuk 'Pesona Singkawang di Jantung Jakarta' di Club Lounge Hotel Borobudur, Selasa (13/1/2026).
Bukan sekadar ngobrol biasa, Tjhai Chui Mie membawa misi besar: membawa UMKM Singkawang 'naik kelas'. Ia bahkan memboyong langsung koki asli dari Singkawang demi menjaga keaslian rasa kuliner yang dipamerkan.
"Benar, kami membawa juru masak daerah untuk menjaga keaslian rasa. Ada Choipan, Mie Kering Singkawang, hingga Bubur Paddas," ujarnya.
Tak hanya soal makanan, Wali Kota perempuan ini juga memamerkan kemajuan infrastruktur Singkawang. Salah satunya adalah kehadiran Bandara baru yang disebutnya sebagai game changer bagi pariwisata.
"Bandara adalah game changer. Durasi perjalanan dari Jakarta atau kota lain terpangkas signifikan, sehingga orang tidak lagi ragu untuk berakhir pekan di Singkawang," kata Tjhai Chui Mie.
Dalam diskusi tersebut, ia juga menyebut soal status Singkawang sebagai Kota Tertoleran di Indonesia. Menurutnya, harmoni etnis Tionghoa, Dayak, dan Melayu (Tidayu) adalah magnet wisata yang tak dimiliki daerah lain. Terlebih, acara kelas dunia Cap Go Meh Singkawang sudah di depan mata.
"Cap Go Meh Singkawang adalah yang terbesar di Asia Tenggara. Ini adalah motor utama ekonomi kreatif kami," imbuhnya.
Nah, buat warga Jabodetabek yang penasaran dengan kuliner dan budaya Singkawang, tak perlu jauh-jauh terbang ke Kalimantan Barat. Anda bisa mampir ke Hotel Borobudur Jakarta mulai 19 Januari hingga 18 Februari 2026.
"Ini adalah panggung bagi UMKM Singkawang untuk 'naik kelas' ke pasar nasional," ujarnya.






