Singkawang Media - Suasana “war takjil” mewarnai hari pertama Ramadan 1447 H di Pasar Juadah depan Mess Daerah, Jalan Merdeka, Kamis (19/2/2026). Warga tumpah ruah sejak sore untuk memburu aneka menu berbuka dalam rangkaian Singkawang Ramadan Fair 2026.

Pantauan di lokasi, pengunjung sudah memadati kawasan pasar sebelum pukul 16.30 WIB. Sejumlah lapak bahkan terlihat kehabisan stok sebelum azan Magrib berkumandang. Minuman segar, kolak, gorengan hingga kue tradisional menjadi incaran utama warga.

Tak hanya masyarakat Muslim, warga non muslim juga tampak ikut meramaikan suasana. Ada yang membeli takjil, ada pula yang sekadar berjalan santai menikmati momen ngabuburit di Kota Singkawang.

Wali Kota Tjhai Chui Mie bersama Wakil Wali Kota Muhammadin turut hadir di tengah keramaian. Keduanya terlihat menyapa pedagang dan warga yang tengah antre membeli takjil.

“Bulan ini memang penuh berkah, belum jam 5 sore sudah banyak pedagang yang habis jualannya,” kata Tjhai Chui Mie di sela kunjungannya.

Menurutnya, fenomena war takjil ini menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Tingginya antusiasme warga dinilai mampu mendongkrak pendapatan pedagang selama bulan suci.

Ia juga menyebut Pasar Juadah berpotensi menjadi agenda rutin yang bisa menarik kunjungan wisatawan setiap Ramadan. 

“Pengunjungnya ramai sekali, ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Singkawang setiap bulan Ramadhan,” katanya.

Ke depan, Pemkot mendorong panitia untuk menghadirkan inovasi agar Pasar Juadah tak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga ruang hiburan bernuansa religi yang tetap mengedepankan nilai-nilai Islam.