Singkawang Media - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang tahun ini akan berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Momentum ini kembali menegaskan wajah Singkawang sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan harmoni antarumat beragama.
Rangkaian persiapan perayaan Imlek dan Cap Go Meh mulai dimatangkan panitia. Pada Kamis (15/1/2026) malam, Panitia Tahun Baru Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh Singkawang menggelar malam ramah tamah di Gedung Pavilion 78.
Kegiatan tersebut dihadiri pengusaha, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan yang turut memberikan dukungan dalam bentuk sumbangan dan sponsorship. Dalam agenda yang juga dirangkai dengan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Imlek dan Cap Go Meh tahun sebelumnya itu, panitia berhasil menghimpun dana sekitar Rp1 miliar.
Acara malam ramah tamah semakin istimewa dengan kehadiran tokoh nasional, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko.
Kehadiran Moeldoko bertepatan dengan agenda kegiatan yang tengah dijalaninya di Kota Singkawang pada hari yang sama.
Ketua Pelaksana Panitia Imlek dan Cap Go Meh, Bun Cin Thong, mengatakan panitia telah mulai melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk penataan dan penghiasan kota.
“Seperti yang terlihat saat ini, ruas-ruas jalan di Kota Singkawang sudah mulai dipasang lampion. Stadion Kridasana juga akan menjadi lokasi utama festival, dengan berbagai ornamen dan hiasan khas Tahun Kuda Api,” ujar Bun Cin Thong.
Sementara itu, posisi Ketua Umum Pelaksanaan Festival Imlek dan Cap Go Meh 2026 kembali dijabat oleh Mimihetty Layani.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menuturkan, perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini memiliki makna khusus karena berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Ramadan dan Idul Fitri.
Pemerintah Kota Singkawang, kata dia, berkomitmen mendukung penuh seluruh kegiatan dan talenta yang memeriahkan hari-hari besar keagamaan di kota tersebut.
“Seperti sebelumnya, pada Natal 2025 lalu kita juga menggelar Singkawang Christmas Day. Tahun ini saudara-saudara kita umat Islam akan menyambut Ramadan dan Idul Fitri. Ini menjadikan 2026 sangat spesial dan semakin menegaskan Singkawang sebagai kota yang penuh toleransi,” kata Tjhai Chui Mie.
Ia menambahkan, panitia Imlek dan Cap Go Meh telah berkoordinasi dengan panitia Ramadan Fair agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan beriringan secara harmonis.
“Saya berharap Ramadan Fair, termasuk pasar juadah, bisa menjadi destinasi kuliner yang ramai dan menarik. Tradisi Imlek kan ada pembagian angpao, nanti yang menerima angpao juga bisa menikmati kuliner di lokasi Ramadan Fair,” ujarnya.







