Singkawang Media - Gemerlap Singkawang Mooncake Festival 2026 tak hanya menghadirkan atraksi budaya dan hiburan. Selama sepekan pelaksanaan pada 21-27 September, festival turut menggerakkan roda ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Singkawang.

Dampak ekonomi paling terasa di kawasan night market Singkawang Mooncake Festival. Deretan lapak kuliner, minuman, hingga produk UMKM dipadati pengunjung yang menikmati suasana festival sekaligus berbelanja.

Salah satu pelaku UMKM, Debbie, mengaku omzet penjualannya meningkat selama festival berlangsung. Ia menyebut rata-rata mampu meraup sekitar Rp3 juta per hari dari penjualan produknya.

“Alhamdulillah, setiap hari penjualan produk kami rata-rata menghabiskan 200 cup tea per hari. Itu sekitar Rp3 juta per hari,” ujar Debbie.

Jika dikalkulasikan selama tujuh hari pelaksanaan, omzet penjualan Debbie mencapai sekitar Rp21 juta. Angka tersebut menjadi gambaran bagaimana aktivitas festival memberi ruang bagi UMKM untuk mendapatkan pasar yang lebih luas.

Menurut Debbie, ramainya pengunjung selama festival menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan penjualan produk mereka.

Ia berharap Singkawang Mooncake Festival dapat terus digelar setiap tahun dengan menghadirkan inovasi baru.

“Semoga festival ini terus ada setiap tahun dan semakin banyak inovasi. Dengan begitu, UMKM bisa semakin berkembang dan wisatawan yang datang ke Singkawang juga semakin banyak,” katanya.