Singkawang Media - Pemerintah menegaskan swasembada pangan bukan sekadar klaim. Buktinya, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kini menembus angka 5 juta ton.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut capaian ini jadi tonggak penting dalam sejarah pengelolaan pangan nasional. Ia memastikan, melimpahnya stok beras bukan hasil rekayasa data.
“Gudang Bulog saat ini penuh oleh beras hasil produksi petani dalam negeri, termasuk gudang sewaan yang juga terisi. Ini menunjukkan kita benar-benar swasembada pangan,” tegas Rizal saat meninjau gudang Bulog di Karawang, Jawa Barat.
Tinjauan tersebut dilakukan bersama Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Dari hasil pantauan, seluruh fasilitas penyimpanan Bulog terisi oleh hasil panen petani lokal.
Rizal menilai kondisi ini mencerminkan tingginya produktivitas pertanian nasional sekaligus keberhasilan pemerintah menjaga ketersediaan pangan.
“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, stok beras Bulog tembus 5 juta ton. Ini capaian besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang, stok pangan juga dalam kondisi aman. Bulog Cabang Singkawang mencatat ketersediaan beras mencapai 4.200 ton.
Tak hanya itu, penyerapan gabah petani di wilayah tersebut terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Dengan kondisi tersebut, ketahanan pangan di kawasan Singbebas dipastikan aman dan terkendali.





