Singkawang Media - Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah terasa begitu kental di Kota Singkawang, Selasa (16/6/2026). Sebanyak 2.373 peserta memadati ruas jalan kota dalam Pawai Muharram yang berlangsung meriah dengan balutan busana Islami, lantunan syiar keagamaan, serta beragam ornamen bernuansa Islam.

Pelajar, majelis taklim, hingga organisasi kemasyarakatan Islam tampil antusias mengikuti pawai yang menjadi salah satu agenda tahunan masyarakat Muslim di Kota Singkawang. 

Sepanjang rute pawai, peserta menampilkan kreativitas melalui miniatur masjid, kaligrafi, hingga berbagai atribut yang menggambarkan semangat dakwah dan ukhuwah Islamiyah.

Pawai secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

“Tahun Baru Islam hendaknya menjadi semangat baru bagi kita untuk berhijrah, menjadi pribadi yang lebih beriman, lebih bertakwa, serta lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar Dwi Yanti.

Menurutnya, peringatan 1 Muharram bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan optimisme yang diwariskan dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW.

Ia menegaskan, semangat hijrah perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari memperbaiki akhlak hingga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kita harus terus berhijrah dari sikap yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia, dari perpecahan menuju persatuan, serta dari kepentingan pribadi menuju kepentingan bersama demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” katanya.

Dwi Yanti juga memberikan apresiasi kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Singkawang beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pawai Muharram menjadi media syiar Islam yang efektif sekaligus sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman.

“Semangat Tahun Baru Islam harus menjadi momentum memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta membangun Kota Singkawang yang semakin maju, sejahtera, religius, dan membanggakan,” tambahnya.