Singkawang Media - Ada cara tak biasa yang disiapkan Satlantas Polres Singkawang untuk memberi efek jera sekaligus pesan edukatif bagi pelaku balap liar. Ratusan knalpot brong hasil razia akan “disulap” menjadi terumbu karang hingga patung motor.

Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Raden Bagus Aryo Wibowo, mengatakan langkah ini sebagai simbol peringatan keras namun kreatif bagi generasi muda.

“Tumpukan knalpot ini rencananya akan dijadikan terumbu karang atau patung motor,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, ide tersebut bukan sekadar daur ulang barang sitaan, tetapi juga bentuk kampanye agar anak muda menjauhi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.

“Harapannya ini bisa jadi pengingat, jangan sampai anak-anak muda terlibat balap liar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, fenomena balap liar di Singkawang masih didominasi pelajar usia SMP hingga SMA, terutama di kawasan Jalan Sejahtera. Kondisi ini dinilai cukup memprihatinkan.

“Rata-rata masih anak-anak di bawah umur,” katanya.

Aryo menilai, aksi nekat tersebut kerap dipicu oleh pencarian jati diri di kalangan remaja. Balap liar dianggap sebagai cara untuk terlihat keren di mata lingkungan.

“Menurut saya mereka masih mencari jati diri. Mungkin dengan balapan itu mereka merasa keren,” ungkapnya.