Singkawang Media - Guru Besar Ilmu Manajemen Pemerintahan IPDN, Prof. Dadang Suwanda, menilai Kota Singkawang mulai mengarah pada creative finance melalui optimalisasi aset daerah untuk meningkatkan pendapatan tanpa membebani masyarakat.

“Singkawang sudah menuju ke arah creative finance dengan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah. Ini langkah yang sangat baik karena dapat meningkatkan nilai aset,” kata Profesor Dadang dalam kegiatan penguatan kapasitas pengelolaan BMD di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, optimalisasi aset harus didukung sistem manajemen yang terarah dan tim khusus agar pemanfaatannya lebih maksimal. 

Ia juga mendorong pengembangan BUMD serta kerja sama dengan swasta untuk membuka peluang investasi dan meningkatkan nilai ekonomi daerah.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menegaskan penataan aset harus mencakup kondisi fisik, administrasi, manfaat, hingga legalitas kepemilikan.

“Pengelolaan aset di Kota Singkawang akan kita tata dengan baik, mulai dari fisiknya, pencatatan, manfaat, hingga dokumen sahnya,” ujarnya.

Ia berharap skema creative finance mampu mengubah aset yang belum produktif menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan Kota Singkawang.