Singkawang Media - Hujan yang mengguyur sejak pagi tak menyurutkan semangat ribuan peserta untuk ambil bagian dalam Bakcang Run 5K dan 10K yang digelar di Jalan Firdaus, Minggu (21/6/2026). Sejak pukul 06.00 WIB, suasana kawasan pusat kota telah dipenuhi pelari dari berbagai kalangan yang antusias mengikuti rangkaian Festival Bakcang 2026.

Kegiatan lari yang menjadi salah satu agenda unggulan festival tersebut secara resmi dilepas oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi Wakil Wali Kota serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Menariknya, setelah melepas peserta, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan sejumlah unsur Forkopimda turut membaur bersama peserta mengikuti rute lari.

Meski cuaca kurang bersahabat, semangat para pelari justru semakin terasa. Tawa, sorak semangat, dan kebersamaan mewarnai sepanjang lintasan, menciptakan suasana meriah yang menjadi daya tarik tersendiri dalam perhelatan budaya tahunan tersebut.

Tak hanya menghadirkan ajang olahraga, Festival Bakcang juga menyuguhkan berbagai kegiatan budaya yang mengangkat tradisi masyarakat Tionghoa. Mulai dari lomba membungkus bakcang, makan bakcang bersama, hingga perang air yang menjadi atraksi paling spektakuler dan ditunggu-tunggu pengunjung.

Semburan air dari berbagai penjuru jalan membuat suasana semakin semarak. Anak-anak hingga orang dewasa larut dalam kegembiraan, menjadikan perang air sebagai simbol kebersamaan sekaligus puncak kemeriahan festival tahun ini.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan Festival Bakcang bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana menjaga dan melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

"Acara ini benar-benar memberikan keseruan yang luar biasa hari ini. Terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah demi kesuksesan acara ini. Tanpa dedikasi mereka, momen semeriah ini tidak mungkin bisa dirasakan oleh kita semua," ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui Festival Bakcang dapat terus terjaga dan menjadi daya tarik wisata budaya Kota Singkawang di masa mendatang.