Singkawang Media - Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Singkawang aman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Di saat yang sama, sebanyak 150 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026.
Kesiapan pengamanan itu ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolres Singkawang, Kamis (12/3/2026) sore. Apel diikuti unsur Polri, TNI, serta sejumlah instansi terkait.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait, stok BBM di Kota Singkawang dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.
“Dari pihak Pertamina menyampaikan bahwa tidak ada kekurangan BBM. Yang penting masyarakat membeli sesuai kebutuhan, bukan untuk disimpan atau ditimbun,” katanya.
Selain memastikan pasokan BBM, pemerintah daerah juga mengapresiasi pelaksanaan apel gelar pasukan yang menjadi bagian dari kesiapan pengamanan Idulfitri.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan instansi terkait penting untuk menjaga keamanan kota selama momentum mudik.
“Operasi yang dilaksanakan bersama ini tentu menambah keamanan dan kenyamanan di Kota Singkawang. Kita sudah siap menyambut Idulfitri dan rangkaian mudiknya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga yang akan mudik agar memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Pastikan rumah terkunci dengan baik. Selain itu, hindari mengunggah informasi di media sosial bahwa rumah sedang ditinggalkan,” tambahnya.
Kapolres Singkawang, Dody Yudianto, mengatakan Operasi Ketupat Kapuas 2026 difokuskan pada pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama arus mudik dan libur Lebaran.
Pengamanan mencakup keamanan lingkungan, jalur mudik, hingga fasilitas publik. “Mulai dari keamanan saat meninggalkan rumah hingga pengamanan jalur dan fasilitas publik,” kata Kapolres.
Ia menjelaskan pengamanan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
“Total sekitar 150 personel yang akan bertugas selama kurang lebih 13 hari untuk mengamankan rangkaian kegiatan Idulfitri,” ujarnya.
Dody juga mengimbau masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM.
“Masyarakat tidak perlu panik. Jangan melakukan panic buying atau menimbun BBM karena ketersediaannya mencukupi,” tegasnya.







