Singkawang Media - Pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh jenjang sekolah di Kota Singkawang kembali dimulai besok. Keputusan ini diambil setelah kualitas udara hari ini berada pada ISPU 71 atau kategori sedang, sehingga pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan.
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, Kantor Kemenag, PGRI, IGI, perguruan tinggi, Dewan Pendidikan, serta para pengawas dan pejabat struktural bidang persekolahan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan keputusan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 20 Tahun 2026 tertanggal 28 Agustus 2026. Dalam ketentuan itu, ISPU 71 yang masuk kategori sedang masih memungkinkan pembelajaran tatap muka penuh.
Meski kembali ke sekolah, PTM kali ini bersifat tentatif. Pemerintah akan memantau kualitas udara setiap hari melalui hasil pengukuran ISPU oleh Dinas Lingkungan Hidup dan mempertimbangkan kondisi kesehatan masyarakat.
"PTM penuh ini sifatnya tentatif. Kita terus melakukan pemantauan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan setiap hari," kata Asmadi.
Sekolah juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan. Aktivitas olahraga dan ekstrakurikuler diimbau dilakukan di dalam ruang kelas, sementara siswa dan tenaga pendidik tetap menggunakan masker serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Jika kualitas udara kembali memburuk, kebijakan PTM akan dievaluasi. Pemerintah dapat kembali menerapkan pembelajaran terbatas maupun pembelajaran daring dengan tetap berpedoman pada perkembangan ISPU dan ketentuan kementerian.
"Kalau terjadi (penurunan kualitas udara), akan kita tinjau ulang. Kita tetap menggunakan parameter hasil pemeriksaan ISPU," ujarnya.






