Singkawang Media - Ribuan warga memadati kawasan sekitar Masjid Raya Singkawang, Jumat (6/3/2026), untuk mengikuti Buka Puasa Bersama (Bukber) Akbar. Warga terlihat duduk bersila di sepanjang jalan sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya dihadiri umat Muslim. Ratusan warga nonmuslim juga ikut ambil bagian dan duduk bersama menikmati suasana kebersamaan menjelang waktu berbuka.

Kehadiran warga lintas agama itu memperlihatkan kuatnya nilai toleransi yang telah lama hidup di tengah masyarakat Singkawang.

“Kumpulnya kita di sini adalah pesan besar kepada dunia bahwa Singkawang adalah kota yang hidup dalam persaudaraan,” kata Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum untuk semakin memperkuat nilai kepedulian, keikhlasan, serta semangat berbagi kepada sesama tanpa memandang perbedaan.

Ia menilai budaya saling menghormati yang telah lama terjaga membuat banyak orang terkesan dengan kehidupan masyarakat di kota tersebut.

“Nilai keikhlasan, kepedulian, dan berbagi pada sesama telah kita praktikkan sejak dahulu. Karena itu banyak orang yang datang ke Singkawang selalu terkesan dengan toleransi yang kita miliki,” ujarnya.

Muhammadin berharap semangat kebersamaan tersebut terus dijaga oleh seluruh masyarakat. Ia meyakini, jika nilai toleransi tetap dirawat, Singkawang tidak hanya dikenal sebagai kota wisata, tetapi juga simbol perdamaian.

“Selama nilai ini terus kita jaga, bukan tidak mungkin Singkawang akan dikenal sebagai simbol kedamaian bagi Indonesia dan dunia,” pungkasnya.